Setiap hari kamis jam 07.30 - 09.30 saya praktikum di laboratorium
manajemen lanjut. Pada suatu hari kamis pagi sekitar jam 6 kurang,
tiba-tiba didaerah rumah saya hujan deras. Padahal saat itu saya baru
akan berangkat kekampus menggunakan transportasi umum. Karena berhubung
ada kendala hujan yang tidak berhenti sampai jam 06.35, saya mengambil
resiko untuk menerobos hujan yang sudah tidak begitu deras kekampus
menggunakan ojek.
Karena kalau saya tetap berangkat menggunakan
transportasi umum oper sebanyak 3 kali, dan takut terlambat, akhirnya
saya mengambil resiko itu. Saya juga jadi mengeluarkan biaya ekstra
untuk hal ini, karena termasuk kedalam kejadian dan biaya yang tak
terduga.
Senin, 05 November 2012
RESIKO YANG SAYA AMBIL SELAMA SEBULAN
Saat ayah saya sakit, dalam waktu yang cukup lama, keadaan dirumah saya
sangat repot. Saya tidak bisa diam saja melihat ibu saya kerepotan
sendiri. Akhirnya saya mengambil resiko untuk tidak masuk kuliah demi
mengantar ayah saya berobat jalan kerumah sakit dan merawat ayah saya,
sehingga membantu meringankan beban ibu saya.
Walaupun tidak masuk kuliah, saya menghubungi teman saya untuk bertanya soal tugas apabila ada tugas dari dosen, dan meminjam catatan untuk dipelajari sendiri dirumah agar tidak ketinggalan materi kuliah.
Walaupun tidak masuk kuliah, saya menghubungi teman saya untuk bertanya soal tugas apabila ada tugas dari dosen, dan meminjam catatan untuk dipelajari sendiri dirumah agar tidak ketinggalan materi kuliah.
RESIKO YANG SAYA AMBIL SELAMA SEBULAN
Ketika
kondisi keuangan saya benar-benar sulit, saya tidak punya uang untuk
ongkos kuliah. Sedangkan uang bulanan saya turun dari orangtua masih
beberapa hari lagi. Saya tidak bisa meminta pada orangtua sebelum
waktunya diberikan, aqalagi disaat orangtua juga sedang mengalami
kesulitan. Saya mengambil resiko untuk meminjam uang kepada teman untuk
ongkos kuliah sampai uang bulanan saya turun.
Walauqun uang bulanan saya
nanti sudah turun, saya juga sudah memikirkan resikonya, yaitu uang
bulanan saya akan kembali berkurang. Saya mengatasinya dengan
mengirit uang tersebut dengan cara membawa bekal dari rumah agar
mengurangi biaya yang dikeluarkan setiaq kuliah.
RESIKO YANG SAYA AMBIL SELAMA SEBULAN
Kemarin-kemarin ini ayah saya sakit, dalam waktu yang cukup lama. Saat beliau sehat, beliau yang mengantar jemput saya kuliah setiap hari. Tetapi semenjak beliau sakit, tidak ada yang mengantar dan menjemput saya kuliah. Saya belum terlalu mahir dalam mengendarai sepeda motor, terutama dijalan raya.
Dalam kondisi seperti ini, saya mengambil resiko untuk menggunakan transportasi umum, padahal setiap hari jadwal kuliah saya dimulai pukul setengah 8 pagi dan rumah saya lumayan jauh.
Tadinya saya benar-benar bingung, karena saya tidak pernah telat masuk kuliah sama sekali, saya orang pertama yang selalu datang dikelas. Saya memutuskan untuk berangkat dari rumah jam 6 pagi, karena saya harus oper transportasi umum sebanyak 3 kali untuk berangkat dan pulangnya. Tetapi syukurlah walaupun waktunya mepet, dan tidak banyak, saya tetap tidak telat masuk kuliah walauqun kadang datang pas-pasan jam 07.30 atau jam 8 kurang karna macet, tetapi dosennya belum masuk kelas.
Dalam kondisi seperti ini, saya mengambil resiko untuk menggunakan transportasi umum, padahal setiap hari jadwal kuliah saya dimulai pukul setengah 8 pagi dan rumah saya lumayan jauh.
Tadinya saya benar-benar bingung, karena saya tidak pernah telat masuk kuliah sama sekali, saya orang pertama yang selalu datang dikelas. Saya memutuskan untuk berangkat dari rumah jam 6 pagi, karena saya harus oper transportasi umum sebanyak 3 kali untuk berangkat dan pulangnya. Tetapi syukurlah walaupun waktunya mepet, dan tidak banyak, saya tetap tidak telat masuk kuliah walauqun kadang datang pas-pasan jam 07.30 atau jam 8 kurang karna macet, tetapi dosennya belum masuk kelas.
Senin, 30 Juli 2012
Pengalaman Magang Kerja
Selama ini kami para mahasiswa setiap hari selalu disibukkan dengan berbagai macam mata kuliah yang bisa dikatakan sulit, tapi itu sudah pasti. Mulai dari yang penting sampai yang tidak penting tapi itu semua harus kami pelajari, karena kemungkinan besar terpakai dalam pekerjaan kami nanti setelah lulus.
Tapi kenyataan yang sebenarnya, apa yang kami pelajari setiap hari selama kuliah tidak semuanya terpakai dalam pekerjaan. Hal ini saya dapat dari orang-orang yang sudah berpengalaman bekerja dan saya pun mengalaminya ketika saya magang untuk bahan sidang LKP hari ini.
Yang kami pelajari selama ini 70% teori, dan sisanya praktek. Karena teori yang diajarkan kepada kami hanya sekedar point-point dan dasarnya saja, maka setelah melihat kerja praktek yang sesungguhnya, barulah saya tahu kalau itu ternyata lebih rumit dari yang biasa saya kerjakan di kampus, terutama untuk laporan keuangan.
Diibaratkan biasanya di kampus mengerjakan laporan keuangan biasa saja, tapi setelah saya mengerjakan laporan keuangan di perusahaan ternyata memang lebih rumit dan saya cenderung harus berhati-hati, jangan sampai ada kesalahan. Karena nominal yang digunakan bukan ratusan, ribuan dan jutaan seperti yang tertera dalam soal lagi, tapi sudah ratusan juta bahkan miliaran.
Kalau magang bukan untuk mencari bahan untuk sidang LKP, saya rasa saya pasti belum memiliki pengalaman ini. Wah benar-benar exited..
Senin, 04 Juni 2012
surat lamaran kerja
Bekasi,
21 Maret 2012
Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Maju Jaya
Cilincing
Jakarta
Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Maju Jaya
Cilincing
Jakarta
Dengan hormat,
Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT. Maju Jaya, seperti yang termuat di
harian Media Indonesia tanggal 20 Maret 2012. Saya mengajukan diri untuk
bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. Maju Jaya.
Data singkat saya, seperti berikut ini.
|
Nama
Tempat & tgl lahir
Pendidikan Akhir
Alamat
Telepon, HP, e-mail
|
: Rhesti Ramadhani
: Jakarta, 25 Februari 1993 : Sarjana Ekonomi Universitas Gunadarma
(Konsentrasi Manajemen Pemasaran)
: Jalan Pratama No. 19 : 021 – 9546723 |
Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik,
berkepribadian menarik dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan
maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki
kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan
menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti
Excel, Word, Acces, PowerPoint, OutLook, juga internet, maupun surat-menyurat
dalam Bahasa Inggris.
Saat ini saya bekerja sebagai staff Marketing di PT.
unilever. Saya senang untuk belajar, dapat bekerja secara mandiri maupun dalam
tim dengan baik dan sanggup ditempatkan di wilayah manapun.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
- Daftar Riwayat Hidup.
- Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai.
- Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
- Pas foto terbaru.
Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk
memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih
terperinci tentang potensi diri saya.
Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian
Bapak/Ibu.
Hormat saya,
Rhesti Ramadhani
Rhesti Ramadhani
ucapan selamat
Bogor 19874
Indonesia
7 Maret 2012
Kepada
Yth. Muhammad Rifai
PT. Maju jaya
Jl. Soedirman No. 19
Bogor 19874
Perihal: Ucapan Selamat
Dengan hormat,
Saya selaku Manajer PT Maju Jaya, mengucapkan selamat atas promosi jabatan yang diterima Saudara Muhammad Rifai sebagai Kepala Bagian Administrasi serta keberhasilan Saudara yang telah menjadi Sarjana Ekonomi
Semoga saudara dapat terus bekerjasama dan mengembangkan kinerja saudara di perusahaan kami.
Salam,
Ir. Rhesti Ramadhani S.E.
SW/mm
Langganan:
Postingan (Atom)