Minggu, 01 Januari 2012

CARA MEMILIH USAHA

PILIHAN MEMULAI USAHA: Dalam melakukan, memulai kegiatan usaha, terdapat berbagai pilihan yang tersedia untuk seorang wirausahawan memulai usaha. Cara yang dapat dilakukan untuk memulai, memasuki dunia usaha (Scaborough & Zimmerer, 2006, Longenaker & Patty, 2001, Koratko,D, 2002):
Merintis usaha baru (starting)
Membeli perusahaan lain (buying)
Kerjasama manajemen / waralaba (franchising)
Bisnis keluarga (bussines family)
MEMULAI USAHA BARU
Memulai usaha dimulai dari ide dasar yang kuat, bisa diwujud¬kan dan penuh pertimbangan dan muncul karena kreativitas dan keinovasian . Merintis usaha baru di mulai dengan adanya ide dasar (Longenecker, et. all, 2001):
Ide awal penyediaan produk yang sudah ada, tapi belum tersedia pasar bagi konsumen.
Ide awal yang melibatkan teknologi baru, yang didasarkan bagi penyediaan produk baru pada konsumen.
Ide awal yang didasarkan pada penyediaan produk yang telah di¬perbarui bagi kosumen.
Longenecker, et. all, (2001) mengungkapkan beberapa sumber ide awal pendirian usaha baru, perusahaan. Sumber ide awal tersebut dapat berasal dari:

br>

Pengalaman pribadi atau pengalaman kerja terdahulu. Pengalaman wirausaha merupakan modal dalam memulai bisnis. Pengalaman pribadi adalam kehidupan dimasa masa Ialu tidak akan hilang begitu saja. Sumber kreativitas dan inovasi sebagai pendorong melakukan kegiatan usaha sangat dipengaruhi olehmemori pengalaman terdahulu. Orang yang sudah pernah bekerja dan mengalami bagimana mencari penghasilan merupakan pengalaman yang berharga. Wirausaha sering membawa pengalaman kerja terdahulu sebagai sumber ide melakukan kegiatan usaha. Pengalaman kerja dianggap terlalu berharga untuk ditinggalkan dibandingkan mencari pengalaman baru yang tidak berkaitan dengan kerja terdahulu. Orang yang pernah bekerja diperbankkan, setidaknya memiliki pengalaman di bidang pengelolaan keuangan, dan ketika ia keluar dan ingin kerja mandiri, ada kecenderungan wirausaha tersebut akan memilih bidang keuangan dan perbankan. Wirausaha yang pernah bekerja dibagian pemasaran perusahaan, setidaknya memiliki pengalaman di bidang pemasaran, dan ketika ia keluar dan ingin kerja mandiri, ada kecenderungan wirausaha tersebut akan memilih bidang yang berkaitan dengan pemasaran.


Minat dan pendidikan
Ada berbagai motivasi orang melakukan kegiatan usaha, bisnis. Minat yang kuat akan sesuatu bidang bisnis merupakan landasan melakukan kegiatan bisnis. Pendidikan bisnis, kewirausahaan juga tidak kalah penting dalam mendorong munculnya ide melakukan bisnis. Munculnya berbagai macam pendidikan bisnis, kewirausa¬haan, manajemen merupakan bukti semakin banyaknya minat un¬tuk melakukan bisnis. Dibanyak akademi dan universitas, mata kuliah kewirausahaan semakin banyaknya diminati mahasiswa dan ada juga yang merupakan mata kuliah wajib universitas.


Penemuan tidak sengaja / serendipitas Wirausaha adakalanya menemukan ide secara tidak sengaja. Sekali waktu wirausaha akan meluangkan waktu untuk rekreasi, jalan-jalan bersama keluarga dan mungkin akan menemukan ide baru untuk melakukan usaha.
Relasi atau bisnis keluarga
Ada pepatah bisnis adalah menjaga hubungan dan memperba
nyak relasi. Relasi adakalanya menawarkan sebuah bisnis atau
kerjasama yang akan memunculkan ide melakukan usaha baik secara bersama maupun mandiri. Jika orang tua melakukan bisnis suka tidak suka, mau tidak mau, anak dan keluarga akan merasakan susah-enaknya berbisnis. Sekali waktu anak dan anggota keluarga akan menemukan ide bisnis yang kadang apabila di terapkan akan berjalan.
Pencarian ide dengan penuh pertimbangan
Ide dapat muncul karena pencarian yang terus-menerus dan dengan pertimbangan yang matang. Ada kalanya wirausaha melakukan studi kelayakan secara terstruktur, tetapi ide lain muncul ketika studi kelayakan baru dijalankan.


Sumber : plannetusaha.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar